Monday, September 12, 2011

Berpikir Multi Dimensi


1. Simulasi Kartu “Berpikir Multi Dimensi”

1.a.   TUJUAN

  1. Memberikan arahan kepada peserta agar dapat berpikir multidimensi dalam memecahkan masalah
  2. Menumbuhkan sikap optimis dalam menyelesaikan masalah
  3. Peserta tidak terpaku pada cara berpikir lama

1.b.   IDE PERMAINAN

Peserta diberikan 4 jenis kartu disertai angka yang masing-masing kartu menunjukkan operasi matematika. Misalnya :
            Kartu Hijau     :           Penjumlahan 
            Kartu Merah   :           Pengurangan
            Kartu Kuning  :           Perkalian
            Kartu Putih     :           Pembagian
Peserta diberikan angka – selanjutnya disebut masalah – dan permainannya adalah peserta harus mencapai angka yang diberikan dengan kartu-kartu yang telah diberikan tersebut.
Misalnya :
            Diberikan angka         :           = 8
Maka dapat dipecahkan dengan memakai kartu angka 4 (warna sembarang) disejajarkan dengan kartu angka 2 warna kuning atau kartu angka 4 warna hijau sehingga diperoleh operasi matematika :
            4 x 2 = 8                      atau     4 + 4 = 8

1.c.  PERALATAN

  1. Kartu untuk setiap kelompok dan papan / kertas karton
  2. Board Marker dan kertas untuk refleksi

1.d.  TAHAPAN PERMAINAN :

Tahap 1           :           Pendahuluan (10 menit) :
·         Pembagian kelompok
·         Penjelasan aturan permainan
·         Pembagian kartu
Tahap II           :           Permainan dan pemeriksaan hasil (40 menit)
            Bagian I           :
a.    Peserta menyelesaikan ‘masalah’ dengan memakai susunan 2 kartu. (Yaitu 12, 15, 18)
(2 menit)
b.    Susunan berikutnya 3 kartu (2 menit)
c.     Susunan berikutnya 4 kartu (2 menit)
Masing-masing angka yang diberikan diselesaikan dalam 2 menit dengan menggunakan sebanyak-banyak kartu yang digunakan
Angka dituliskan di kertas karton besar/ papan yang ditidurkan

Bagian II :
(Angka (6 s/d 10) dari kartu Hijau dan Kuning serta angka (1 s/d 5) dari kartu Merah dan Putih dihilangkan/ diambil)
Selanjutnya prosesnya sama dengan bagian I
            Catatan :
            Pendamping kelompok mencatat operasi-operasi pada tiap bagian yang paling banyak digunakan
            Bila dirasa waktu terlalu panjang, bisa dibatasi
            Bagian III :
Perintah hampir sama dengan permainan bagian I, tetapi ketiga angka yang disodorkan harus diselesaikan dalam waktu yang bersamaan dengan kartu yang tersedia (4 menit)
Tahap III          :           Refleksi (10 menit)
  1. Fasilitator mencoba mengeksplor penangkapan peserta tentang materi simulasi
  2. Sebenarnya simulasi ini dimaksudkan untuk :
    1. Peserta dapat berpikir ‘multidimensi’ dengan segala batasan yang diberikan
    2. Menumbuhkan sikap optimis bahwa selalu saja ada jalan keluar dari setiap masalah
    3. Cara penyelesaian dapat bermacam-macam bentuk (dalam hal ini formasi)
  3. Apabila ada kecenderungan bahwa peserta hanya  menggunakan 1 atau 2 operasi tanda matematika saja, harus dikritisi bahwa jangan terpaku pada 2 tanda operasi saja. (Maksudnya jangan terpaku hanya pada 1 cara saja)
  4. Bila pada bagian III ada angka “masalah” yang tidak terisi, maka fasilitator harus menyadarkan bahwa seharusnya diisi semua. Biarpun tidak tepat benar hasilnya, maka sebenarnya itulah alternatif terbaik bila hasilnya mendekati

Contoh Formasi Kartu (angka) :

Tahap I (dua kartu) :
3 x 4,   6 x 2    =          12
3 x 5,   5 x 3    =          15
6 x 3,   9 x 2    =          18

Tahap II (tiga kartu) :
10 x 1 + 2,       9 x 2 – 6                       =          12
7 x 3 – 6,          5 x 2 + 3                      =          15
5 x 3 + 3,         4 x 4 + 2                      =          18

Tahap III (empat kartu) :
7 x 2 + 4 – 6     =          12
10 – 8 + 1        =          12 – 9
6 x 4 + 1          =          15 – 10

by: Badan Mentoring FIKA DKM Al-Ikhlas SMA N 2 Bandung
8 x 2 + 2          =          15 + 3I

0 comments:

Post a Comment

 

Rina Fauzia Copyright © 2011 Designed by Ipietoon Blogger Template and web hosting